Home / Blog / Dikira Darurat… Ternyata Tangki Kering!”, Cerita Tengah Malam dari Layanan 110 Polres Pekalongan

Dikira Darurat… Ternyata Tangki Kering!”, Cerita Tengah Malam dari Layanan 110 Polres Pekalongan

Polda Jateng-Pekalonga| “Dikira darurat… ternyata tangki kering!”

Kalimat itu menjadi pembuka dari sebuah pengalaman nyata yang dialami Bripda Danang, operator Call Center 110 Polres Pekalongan, saat menjalankan tugas di tengah malam.

Sekitar pukul 02.30 WIB, di saat sebagian besar masyarakat terlelap, sebuah panggilan masuk ke layanan 110. Suara di seberang terdengar panik, meminta bantuan segera. Tanpa menunda waktu, Bripda Danang bersama rekannya langsung bergerak menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, mereka mendapati dua remaja yang kebingungan di pinggir jalan. Sepeda motor yang mereka kendarai mogok. Berkali-kali mesin dicoba dihidupkan, namun tetap tidak menyala.

“Saya mulai cek ke beberapa bagian. Awalnya saya kira ada kerusakan. Tapi setelah dicek lebih lanjut… ternyata bensinnya habis,” tutur Bripda Danang. Jumat (20/3)

Dalam situasi itu, ia sempat berpikir sederhana bukan karena kerusakan, melainkan kendaraan tersebut “kehausan”. Meski demikian, tugas pelayanan tetap menjadi prioritas.

Di tengah malam, Bripda Danang harus berupaya mencari bensin eceran. Ia berkeliling cukup lama hingga akhirnya menemukan penjual yang masih buka. Dengan membawa bensin dalam plastik, ia kembali ke lokasi.

“Setelah diisi, alhamdulillah motor langsung nyala. Kebetulan saya bawa dompet, jadi bisa langsung bantu. Kalau tidak, mungkin kami juga ikut ‘mogok’ di situ,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia juga mengakui, sempat terlintas anggapan bahwa kejadian tersebut seperti “prank halus”. Namun di balik itu, ada rasa puas karena dapat membantu masyarakat, sekecil apa pun bentuknya.

“Yang penting, saat masyarakat butuh bantuan, kita bisa hadir dan memberikan solusi,” tambahnya.

Dalam keterangannya Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2026 menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan selalu ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional.

“Polda Jateng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui layanan 110 yang siaga 24 jam. Kami mengimbau agar layanan ini digunakan secara bijak dan bertanggung jawab, sehingga dapat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat,” tegas Kasatgas Humas.

Kisah sederhana di tengah malam itu menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam situasi besar, tetapi juga dalam hal-hal kecil yang bagi masyarakat, memiliki arti yang sangat besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *