Home / Blog / Polresta Klaten Bekali Pelajar SMK N 1 Trucuk Literasi AI

Polresta Klaten Bekali Pelajar SMK N 1 Trucuk Literasi AI

KLATEN – Polresta Klaten terus memperluas Program Paham AI ke lingkungan pendidikan. Kali ini, pelatihan literasi Artificial Intelligence (AI) diberikan kepada pelajar SMK Negeri 1 Trucuk, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Klaten memberikan pemahaman kepada generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif, aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Dalam pelatihan, para siswa mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, etika penggunaan teknologi, keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pencegahan hoaks dan potensi penyalahgunaan AI.

Para peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran, mencari informasi, mengembangkan ide, serta menghasilkan karya kreatif. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, tanya jawab, dan praktik penggunaan teknologi berbasis AI.

Kepala SMK Negeri 1 Trucuk, Muhamad Woro Nugroho, S.Pd., M.Eng., mengapresiasi pelaksanaan Program Paham AI karena memberikan pemahaman yang dinilai penting bagi para siswa, khususnya mengenai penggunaan teknologi hingga aspek hukum.

“Kami sangat terbantu dengan pemahaman tentang AI, termasuk ketika penggunaannya sudah berkaitan dengan ranah hukum. Hal ini penting dipahami anak-anak agar mereka tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum karena ketidaktahuan,” ujar Muhamad Woro Nugroho.

Menurutnya, kolaborasi dengan Polresta Klaten dibutuhkan karena sekolah tidak dapat berjalan sendiri dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai perkembangan dan risiko di luar lingkungan pendidikan.

“Kehadiran Polresta Klaten sangat membantu kami dalam mendidik generasi muda. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif selama masa pertumbuhan mereka, sehingga para siswa dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Selain aspek teknologi, edukasi kepada pelajar juga dinilai penting untuk membangun kesadaran terhadap berbagai risiko di lingkungan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, tindakan kriminal, dan perilaku yang dapat berdampak pada masa depan siswa.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai penggunaan AI yang aman serta berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital.

Melalui Program Paham AI, Polresta Klaten terus mendorong terbentuknya generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap etika, keamanan, dan konsekuensi dalam setiap penggunaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *