KLATEN – Membawa barang menggunakan sepeda motor memang diperbolehkan, tetapi pengendara harus memperhatikan kapasitas angkut dan keseimbangan kendaraan. Muatan yang terlalu banyak atau tidak tertata dengan baik dapat mengganggu kendali kendaraan serta meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Melalui kampanye keselamatan berlalu lintas, Polresta Klaten mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan membawa barang melebihi kapasitas sepeda motor. Imbauan ini menjadi bagian dari edukasi dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengendara ketika membawa barang. Pastikan muatan tidak melebihi kapasitas kendaraan, susun barang dengan aman agar keseimbangan tetap terjaga, serta gunakan helm dan perlengkapan berkendara yang lengkap.
Pengendara juga diingatkan untuk tidak mengutamakan kecepatan ketika membawa muatan. Kondisi kendaraan yang terbebani membutuhkan perhatian lebih, sehingga pengendara harus menjaga kendali dan menyesuaikan kecepatan selama perjalanan.
Kapolresta Klaten Kombes Pol. Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Polresta Klaten AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan saat membawa barang menggunakan sepeda motor.
“Jangan memaksakan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” ujarnya.
Operasi Patuh Candi 2026 menjadi momentum bagi kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai perilaku berkendara yang berisiko. Edukasi keselamatan terus didorong agar masyarakat tidak hanya mematuhi aturan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Polresta Klaten mengajak seluruh pengendara untuk lebih bijak saat membawa barang. Pastikan muatan aman, kendaraan tetap seimbang, dan perjalanan berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.




