KLATEN – Keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak usia sekolah. Melalui program Police Goes to School, Satlantas Polresta Klaten hadir di SMP Negeri 6 Klaten untuk menjadi pembina upacara sekaligus memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara dan kenakalan remaja, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung saat upacara bendera tersebut diikuti kepala sekolah, guru, karyawan, serta para siswa. Dalam kesempatan itu, personel Satlantas menyampaikan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah siswa SMP belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Pelajar diingatkan agar tidak membawa kendaraan sendiri ke sekolah maupun berkendara di jalan raya sebelum memenuhi persyaratan yang berlaku.
Selain keselamatan berlalu lintas, petugas juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan minuman keras. Edukasi ini diharapkan dapat membantu pelajar lebih memahami risiko dari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolresta Klaten Kombes Pol. Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Polresta Klaten AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat penting untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.
“Kami mengingatkan adik-adik pelajar, khususnya siswa SMP, agar tidak mengendarai sepeda motor karena belum memenuhi persyaratan. Jangan sampai keinginan untuk berkendara justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Fokuslah belajar dan manfaatkan masa sekolah dengan kegiatan positif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polresta Klaten berharap edukasi yang diberikan dapat membentuk kesadaran pelajar untuk lebih disiplin, menjauhi perilaku negatif, dan ikut menjaga keselamatan di lingkungan sekolah maupun di jalan raya.





