Klaten – Polisi bersama perangkat desa, tenaga kesehatan, dan warga mengevakuasi seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) setelah membuat resah masyarakat di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten. Evakuasi dilakukan secara persuasif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Warga tersebut diketahui berinisial B.W., warga Dukuh Gempol, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten. Evakuasi dilakukan setelah perangkat desa menerima laporan bahwa yang bersangkutan mengamuk dan beberapa kali melempar batu ke rumah warga, Minggu (30/8/2026).
Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa. Polisi kemudian berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pendekatan persuasif hingga proses evakuasi dapat berjalan tanpa ekses.
“Benar telah dilakukan evakuasi terhadap seorang terduga ODGJ berinisial B.W. Yang bersangkutan telah meresahkan masyarakat sekitarnya dan beberapa kali melempari rumah warga dengan batu, sehingga kami langsung menuju TKP setelah menerima aduan dari perangkat desa setempat,” kata Kapolsek Prambanan AKP Nyoto, S.H., M.H.
Nyoto menjelaskan, proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur terkait, mulai dari kepolisian, perangkat desa, tenaga kesehatan hingga warga sekitar. Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi, B.W. kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSJD Soedjarwadi, Wedi, Klaten untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, yang bersangkutan bisa dievakuasi secara persuasif tanpa ekses. Kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar proses evakuasi berjalan aman, lancar, dan tetap memperhatikan kondisi yang bersangkutan,” ujarnya.
Proses evakuasi melibatkan KSPK 1 Polsek Prambanan Aiptu Abdul Romandon, Kanit Propam Polsek Prambanan Aipda Harsono, Bhabinkamtibmas Desa Joho Bripka Ismudono, serta Bhabinkamtibmas Desa Kebondalem Kidul Bripka Sofyan Seviyanto.
Selain itu, turut terlibat Bidan Desa Kebondalem Kidul Kusrini, kader kesehatan atau TKSK Kecamatan Prambanan Yayuk Setyorini, perangkat desa, ketua RW dan RT, serta warga sekitar.
Yayuk Setyorini mengatakan proses evakuasi berlangsung lancar karena dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur yang selama ini melakukan pendampingan terhadap warga dengan gangguan kesehatan jiwa.
“Hari ini evakuasi seorang ODGJ di Desa Kebondalem Kidul berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, dari unsur Polsek Prambanan, bidan desa, perangkat desa, hingga warga sekitar, sehingga proses evakuasi dapat terkendali dan yang bersangkutan langsung dibawa ke RSJD Soedjarwadi Wedi, Klaten,” kata Yayuk Setyorini.
Menurut Yayuk, pendampingan terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan jiwa di Desa Kebondalem Kidul dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi warga dan keluarganya tetap mendapatkan perhatian dari unsur kesehatan serta lingkungan sekitar.
“Di Desa Kebondalem Kidul kami memang intensif melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap warga yang keluarganya mengalami ODGJ, salah satunya warga berinisial B.W. tersebut. Pendampingan dan koordinasi dengan berbagai pihak penting dilakukan agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat,” ujarnya.
Polsek Prambanan mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada perangkat desa atau kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. Penanganan secara bersama-sama dan persuasif diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik serta memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Proses evakuasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali hingga B.W. dibawa ke RSJD Soedjarwadi Wedi, Klaten untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.




